Sama sama kurang konsisten, Chelsea dan AS Roma akan saling bentrok di matchday ke 3 Liga Champions

Sama sama kurang konsisten, Chelsea dan AS Roma akan saling bentrok di matchday ke 3 Liga Champions

Pertandingan yang sangat menarik dan akan menjadi pertarungan yang memperebutkan posisi puncak klasemen sementara di grup C Liga Champions tengah pekan kemarin. Pertandingan yang akan di gelar di markas sang tuan rumah The Blues Chelsea tersebut akan menjalani pertandingan dengan datangnya salah satu wakil tim dari Italia yaitu AS Roma di Stamfod Bridge pada hari kamis kemarin.

Pertandingan yang akan berlangsung di Stamford Bridge tersebut akan merupakan pertandingan siapa yang layak menduduki peringkat pertama sementara di grupC tersebut. Anak anak asuh dari sang pelatih Antonio Conte tersebut memulai Liga Champions di musim ini dengan sangat bagus. Pasalnya mereka harus absen pada gelaran Liga Champions di musim yang lalu. Di grup C anak anak asuh dari pelatih Antonio Conte tersebut tergabung dengan beberapa tim tim kuat lainnya. Di grup tersebut bisa di bilang sebagai grup neraka karena berpenghuni Chelsea, Atletico Madrid, AS Roma serta Qarabag.

Jelasnya ke tiga tim tersebut menjadi tim yang paling unggulan ketimbang Qarabag di grup tersebut. Saat ini peran The Blues Chelsea di Liga Champions masih terbilang bagus, karena mereka telah memenangi dua laga awal mereka saat melawan Qarabag serta saat melawan Atletico Madrid. Saat ini pasukan dari asuhan pelatih Antonio Conte duduk diperingkat atas klasemen sementara dengan meraih hasil yang sangat bagus yaitu 6 poin.

Sedangkan sang tamu yang akan menghadangnya AS Roma tersebut saat ini sedang duduk di posisi yang kedua setelah menang saat melawan Qarabag serta di tahan imbang dari anak asuh pelatih Diego Simione. Alhasil mereka saat ini mendapaatkan empat poin dari dua kali partai pertandingan serta mempunyai selisih dua angka dari sang pemuncak klasemen Chelsea yang juga akan menjadi lawannya di tengah pekan ini.

Pertandingan antara The Blues Chelsea yang akan melawan AS Roma ini bukan kali pertama mereka bertemu. Pasalnya mereka sudah bertemu serta bertarung pada tahun 2009 yang silam juga di ajang Liga Champions. Saat itu AS Roma kalah saat bertandang ke stadion Stamford Bridge milik Chelsea dengan skor tipis 1-0. Serta AS Roma mampu membalas di kandang mereka sendiri dengan skor 3-1. Pertandingan tersebut akan menjadi ajang siapa yang mampu menguasai papan puncak klasemen tersebut.

Saat ini kedua tim baik Chelsea maupun AS Roma tengah dalam kondisi yang sangat mengecewakan di level klub. Pasalnya mereka berdua baik Chelsea maupun AS Roma saat ini menempati posisi yang sama yaitu posisi ke lima di tabel klasemen masing masing. Namun AS Roma mendapatkan poin 15 dari delapan laga yang mereka jalani, sedangkan Chelsea hanya mendapatkan poin 13 dari laga yang mereka jalani.

Sebab Utama Meninggalnya Choirul Huda

Terkuak, Sebab Utama Meninggalnya Choirul Huda

Kematian Choirul Huda, kiper legendaris Persela Lamongan masih menjadi buah bibir. Kiper berusia 38 tahun itu meninggal setelah mengalami kejadian di lapangan pertandingan. Tabrakan keras dengan rekan setim Ramon Rodrigues saat pertandingan Persela Lamongan kontra Semen Padang di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (15/10/2017) kemarin menjadi sebab meninggalnya Choirul Huda.

Secara medis penyebab kematian Choirul sudah diketahui. Benturan keras yang mengenai dada kiri adalah pemicu bagi hypoxia. Seperti dilansir dari Bolalob.com (16/10/2017), menurut dokter yang menangani almarhum, dr.Zaki Mubarok, sang pemain mengalami kekurangan oksigen usai terjadi benturan keras.

Hypoxia, menurut dokter yang bertugas di RSUD dr Soegiri, Lamongan itu adalah keadaan saat jaringan tubuh manusia mengalami kekurangan oksigen. Banyak hal menyebabkan terjadinya hypoxia. Pada kasus Choirul Huda, benturan keras yang terjadi menjadi sebab yang membuatnya lantas tak sadarkan diri hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

Menurut dr. Zaki Mubarok, saat dilarikan ke RSUD dr Soegiri dari Stadion Surajaya, Lamongan, almarmuh dalam keadaan masih bernafas. Namun, nyawanya kemudian tak tertolong tak lama berselang. Huda dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 17.15 WIB.

Kematian Choirul menjadi pukulan bagi kubu Persela. Tim tersebut kehilangan sang kapten sekaligus figur panutan bagi para pemain lain terutama para pemain muda. Selain itu kematian Choirul menjadi awasan bagi para pemain lain agar lebih berhati-hati saat bermain bola.

Totalitas bermain terkadang membuat pesepakbola tak bisa menghindari insiden atau kejadian berbahaya di lapangan pertandingan. Selain itu tidak ada yang bisa mencegah atau menghindari insiden di lapangan hijau.

Meski demikian pengalaman yang terjadi pada almarhum Choirul menjadi isyarat untuk lebih awas dan berhati-hati tidak hanya di antara kedua tim berbeda tetapi juga rekan setim. Fokus dan konsentrasi harus tetap dijaga selama bermain.

Benturan antara Choirul dan Ramon Rodrigues terjadi secara tak sengaja. Ramon dalam posisi menjaga pergerakan pemain Semen Padang sementara Choirul tengah berusaha untuk mengamankan gawangnya. Kedua pemain tersebut kemudian saling berbenturan yang akhirnya berakibat fatal.

Simpati atas kematian Choirul datang dari mana-mana. Dunia internasional pun turut memberikan ucapan belasungkawa. Blecher Report, salah satu media internasional memberikan ucapan duka cita atas meninggalnya sosok yang disebut sebagai kiper legendaris Indonesia.

FIFA juga memberikan ucapan duka cita. “Turut berduka untuk keluarga, teman, dan rekan setim dari Choirul Huda,” tulis otoritas sepak bola dunia itu di jejaring sosial Instagram resmi.

Kisah Sedih Kematian Choirul Huda Sampai Ke Manchester United

Bintang Man United Kirim Ucapan Belasungkawa untuk Kematian Choirul Huda

Kabar kematian Choirul Huda, kapten Persela Lamongan telah mendunia. Pemain ini tewas setelah terjadi benturan keras dengan rekan setim, Ramon Rodrigues saat pertandingan Persela Lamongan kontra Semen Padang di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (15/10/2017) kemarin. Kematian pemain berusia 38 tahun itu mengundang simpati luas, tidak hanya dari dalam negeri tetapi juga mancanegara.

Salah satu bentuk simpati datang dari bintang Manchester United, Paul Pogba. Melalui jejaring sosial twitter, pemain internasional Prancis itu mengirimkan ucapan belasungkawa mengharukan. Seperti dilansir dari Bolalob.com (16/10/2017), mantan pemain Juventus itu menulis demikian, “RIP Choirul Huda. Doaku untukmu dan keluarga #RIPHuda.”

Tidak hanya dari Pogba, ungkapan simpati juga datang dari berbagai kalangan. Media-media besar seperti Bleacher Report, Daily Mail,  The Sun dan the Guardian turut mengangkat berita kematian Choirul.

“Kiper Legendaris Indonesia, Choirul Huda Meninggal Dunia Setelah Tabrakan Tragis Dengan Rekan Satu Tim Saat Laga,” tulis Daily Mail.

Hal senada diwartakan The Sun dengan judul “Kiper Persela Choirul Huda Meninggal Secara Tragis Setelah Mengalami Benturan Dengan Rekan Satu Tim Ramon Rodrigues.”

Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) juta tak ketinggalan mengabarkan kematian Choirul. “Berita tragis di Indonesia saat ini, setelah salah satu kiper populer Choirul Huda meninggal dunia setelah mengalami tabrakan di lapangan.”

Lebih lanjut FIFA menyampaikan belasungkawa kepada keluarga, klub dan para penggemarnya di tanah air. “Kami mengucapkan belasungkawa kepada keluarga Choirul dan klubnya dan fans di Indonesia,” lanjut FIFA.

Diduga Choirul meninggal karena benturan keras di dada bagian kiri. Peristiwa nahas itu terjadi di akhir babak pertama. Ramon yang hendak menjaga pergerakan pemain Semen Padang tak melihat Choirul Huda maju mengambil bola. Benturan antara kedua pemain pun tak terhindarkan.

Nyawanya tak tertolong meskipun sempat mendapat penangan medis. Ia sempat tak sadarkan diri dan dilarikan ke RSUD dr Soegiri, Lamongan. Dokter tim Persela, Hasyim pun buka suara. Hasyim mengaku pihaknya belum sempat memberikan pertolongan maksimal sebelum sang pemain tak sadarkan diri.

“Belum sempat ditangani secara detail, karena baru diberi pertolongan pertama sudah tak bereaksi. Karena tak ada reaksi, dokter yang menanganinya pastikan Huda meninggal,” beber Hisyam.

Hingga kini belum ada keterangan resmi terkait sebab kematian Choirul Huda. Kematian Huda tentu meninggalkan duka mendalam bagi Persela dan para penggemarnya. Ia adalah sosok legendaris yang telah dikenal luas di tanah air.

Selamat jalan Choirul!

Wenger harus pintar manfaatkan kemewahan mesut ozil

Wenger harus pintar manfaatkan kemewahan mesut ozil

Arsenal merupakan tim yang sempat dikenal dengan permainan sepakbola yang indah sejak kedatangan Arsene Wenger. Membangun penyerangan lewat umpan-umpan pendek. Untuk bisa memaksimalkan skemanya itu, Wenger tentunya memerlukan pemain yang pandai bermain cantk, dan lebih mengutamakan nilai estestis daripada determinasi. Nampaknya memang Wenger harus bisa memanfaatkan kemewahan mesut ozil di timnya.

Di musim 2013/14, di tenggat waktu jendela transfer musim panas selesai, Wenger telah memutuskan untuk mendatangkan Mesut Oezil. Salah satu playamaker terbaik dunia tersebut Wenger datangkan dari tim yang juga bisa dikatakan terbaik dunia, Real Madrid.

Ketika itu, Ozil direkrut dengan mahar senilai 42,5 juta pounds, dan langsung menjadi pemain paling mahal yang direkrut Arsenal dalam sepanjang sejarah klub. Perekrutan Ozil itu tergolong mengejutkan banyak pihak, menyusul kabar Ozil yang baru saja menghangat di beberapa hari sebelum proses kepindahan tersebut terwujud, walaupun Wenger memang tertarik kepada gelandang Jerman itu ketika dia masih membela tim Bundesliga, Werder Bremen.

Selain itu juga, Ozil terlihat berlawanan dengan Filosofi Wenger, mengingat pelatih berumur 67 tahun tersebut terhitung sangat pelit untuk bisa membelanjakan pemain, serta lebih memilih mendatangkan pemain yang statusya bukan pemain bintang.

Ozil langsung membuktikan kualitasnya, pemain asal Jerman tersebut langsung memberi assists, hal yang sudah seharusnya diharapkan dari Ozil, dalam debutnya saat melawan Sunderland. Uniknya lagi, assists yang dilakukan Ozil itu terjadi pada menit ke 11, itu sama dengan nomor yang dia pakai bersama Arsenal.

Tapi, pada tahun-tahun selanjutnya, Ozil seperti tak bisa mengulangi penampilan impresifnya pada musim perdananya. Berbagai kritikan pun langsung mengarah padanya, tak hanya dari suporter Arsenal, kritikan tersebut juga datang dari Paul Merson, mantan pemain The Gunners.

Paul menyebut jika Ozil adalah pemain yang malas. Benar memang, Ozil tentunya pantas mendapat julukan itu. Dalam beberapa pertandingan, dia terlihat malas untuk mengejar bola, serta kehilangan bola dengan mudahnya tanpa adanya determinasi untuk bisa merebutnya lagi.

Sepertinya, Wenger tak memanfaatkan kemampuan Ozil dengan penuh, sebab terlihat beberapa kali, kemampuan Ozil kian terbatas. Apalagi, dia terhitung pemain mewah, suatu harta berharga yang begitu diinginkan oleh tim manapun di dunia. Bila dia diberikan kebebasan, dia bisa melakukan berbagai hal tak terduga untuk bisa membantu timnya.

Sekarang ini, The Gunners tengah dilanda situasi yang kurang mengenakkan mengenai kontrak Ozil serta Alexis Sanchez. Tim asal London utara itu tentunya tak ingin kehilangan dua bintangnya itu secara Cuma-Cuma pada akhir musim nanti, tapi jika menjualnya di jendela transfer musim dingin, Januari tahun depan, sangat sulit rasanya untuk bisa mencari pengganti yang sepadan dengan kemampuan mereka berdua.

Tapi, setidaknya, sampai Januari atau akhir musim, berharap saja Ozil bisa kembali memperlihatkan penampilan yang sama saat pada musim pertamanya dengan Arsenal.  Suatu hadiah terakhir yang dia tinggalkan sebelum dia benar-benar pergi.

Ke Markas Liverpool, Mourinho: United Akan Main dengan 9 Penyerang

Ke Markas Liverpool, Mourinho: United Akan Main dengan 9 Penyerang

Salah satu pertandingan seru di pekan kedelapan Liga Primer Inggris pekan ini akan terjadi di Stadion Anfield, Sabtu (14/10/2017) hari ini. Tuan rumah Liverpool akan kedatangan tamunya, Manchester United.  Sebelum pertandingan, seperti biasa terjadi, perang urat sarat pun telah terjadi.United Akan Main dengan 9 Penyerang.

Pelatih Manchester United, Jose Mourinho terlihat cukup optimistis menghadapi armada Jurgen Klopp. Menjawab kritik dan pertanyaan publik terkait gaya bermain yang diterapkan, mantan pelatih Real Madrid itu menyebut timnya bakal bermain menyerang. Dengan kata lain ia akan menampilkan permainan berbeda dengan pertemuan sebelumnya yang mana kedua tim bermain imbang. Saat itu Setan Merah terlihat defensif alih-alih menyerang.

Dalam nada hiperbolis, pelatih asal Portugal itu menyebut pada pertemuan kali ini ia akan memainkan sembilan penyerang sekaligus. “Saya bermain dengan satu pemain bertahan dan sembilan penyerang. Jangan khawatir soal itu, kami bermain dengan satu orang di lini belakang, kemudian kami menggunakan sistem baru dan kami akan memainkan sembilan orang penyerang, jangan khawatir soal itu,” tandas mantan pelatih Inter Milan seperti dilansir dari Dailystar (13/10/2017).

Terkait penampilan timnya musim lalu, Mou berdalih tidak ada masalah dengan timnya. Meski saat itu kedua tim harus puas berbagi poin, mantan juru taktik Chelsea itu menyebut timnya bermain baik alias tidak ada hal yang patut dipermasalahkan.

“Musim lalu kami tidak mendapat tiga poin, kami memang mendapat satu poin tapi kami mendapatkannya dengan lancar, tanpa masalah,” sambungnya sebagaimana dikutip dari Indosport.com (14/10/2017).

Ketimbang terus melihat ke belakang, Mou pun mengajak penonton dan para penggemar untuk melihat permainan timnya musim ini. Kegagalan di musim lalu bakal ia tebus di musim ini.

“Mari kita lihat apa yang terjadi musim ini, kami ingin menang. Musim lalu kami ingin menang, tetapi tak bisa. Musim ini kami ingin menang.”

Hingga enam pertandingan di awal musim 2017/2018, United tak pernah kalah. Juan Mata dan kawan-kawan telah mengemas 19 poin, sama seperti rival sekota Manchester City yang berada di puncak klasemen. Sementara Liverpool masih belum konsisten. Saat ini Jordan Henderson dan kolega tertahan di posisi ketujuh dengan raihan 12 poin, atau tertinggal tujuh poin dari The Reds Devils.

Pertandingan kedua tim dipastikan berjalan menarik. Selain persaingan meraih poin sempurna, laga ini pun menjadi pertaruhan gengsi di antara kedua klub besar di negeri Ratu Elizabeth tersebut. Baik Klopp maupun Mourinho bakal beradu menurunkan racikan terbaik dan strategi pilihan demi meredam permainan lawan.

Siapakah yang lebih unggul di laga ini? Apakah Mou akan membuktikan pernyataannya? Kita tunggu saja.

Tur ke Eropa, Andri Syahputra Cetak 2 Gol dan Jumpa Bintang Real Madrid

Tur ke Eropa, Andri Syahputra Cetak 2 Gol dan Jumpa Bintang Real Madrid

Karier Andri Syahputra terus melejit. Pemain asal Indonesia itu semakin menunjukkan diri sebagai sosok penting di tim nasional Qatar U-19. Hal ini ditunjukkan saat melakoni tur Eropa bersama negara Timur Tengah tersebut. Andri Syahputra Cetak 2 Gol.

Dalam lawatan ke Eropa untuk menghadapi sejumlah laga uji coba pemain asal Aceh itu mencetak sejumlah gol penting. Sebagaimana dilansir dari Bolalob.com (13/10/2017), Andri mencetak satu gol saat Qatar U-19 mengimbangi tuan rumah Dinamo Zagreb U-19. Pertandingan yang dihelat di Zagreb, ibu kota Kroasia itu berakhir dengan skor 2-2. Satu gol lagi dicetak saat menghadapi uji coba lainnya kontra tim junior Slovenia, Olimpija Ljubljana.

Dalam lawatan ke Eropa, pemain kelahiran Lhokseumawe mendapat kejutan saat berada di Bandara Zagreb. Ia bertemu secara tak terduga dengan bintang Real Madrid, Luka Modric. Saat itu Modrci dalam perjalanan memperkuat Kroasia di Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa.

Kesempatan emas itu tak disia-siakannya. Ia pun mengabadikan gambar bersama pemain berambut gondrong tesebut. Sebagaimana dibagi di jejaring sosial media pribadi, Andri memamerkan pertemuan tersebut.

“Bukan foto yang jernih tapi… Lukaa Modric,” tulis Andri di akun Instagram @andri010 memamerkan pose bersama yang cukup samar.

Gol-gol tersebut menunjukkan bahwa pemain berusia 18 tahun itu menjadi sosok penting di tim junior Qatar.  Saat ini Qatar tengah mempersiapkan diri menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-19 2018. Mereka tergabung di Grup C bersama Irak dan Lebanon.

Tentu peluang Andri bergabung untuk laga-laga penting itu terbuka lebar. Penampilannya ini sekaligus membantah rumor yang sempat beredar di tanah air bahwa pemain tersebut telah dicoret dari timnas Qatar. Apalagi bila mampu tampil di putaran final maka akan menjadi laga penuh emosi karena ia akan tampil di hadapan penonton Indonesia.

Sebagaimana diketahui Andri sempat menjadi buah bibir karena menolak panggilan pelatih Indra Sjafri untuk mengikuti seleksi masuk tim nasional Indonesia U-19 beberapa waktu lalu. Saat itu Andri dan keluarganya memilih tetap membela Qatar.

Namun demikian masih terbuka peluang bagi Andri untuk berseragam timnas Indonesia selama belum memperkuat timnas senior negara tersebut dan belum berganti kewarganegaraan. Saat ini Andri masih tercatat berwarganegara Indonesia.

“Berharap Andri sukses dalam pendidikan dan karier sepakbolanya di Qatar meski kesempatan untuk bergabung dengan Timnas Indonesia masih terbuka mengingat statusnya masih WNI sejauh kualifikasinya masih terpenuhi,” ungkap pihak Kemenpora seperti dilansir dari CNNIndonesia.com.

 Nasib Malang Timnas Belanda dan Keputusan Pensiun Arjen Robben

Timnas Belanda Dan Keputusan Pensiun Arjen Robben

Timnas Belanda menjadi salah satu tim yang akhirnya harus menjadi penonton saat Piala Dunia 2018 dihelat. Der Oranje menuai hasil buruk di babak kualifikasi zona Eropa. Arjen Robben dan kawan-kawan hanya mampu finis di peringkat ketiga Grup A sekalipun meraih kemenangan dua gol tanpa balas di laga pamungkas kontra Swedia di Amsterdam Arena, Rabu (11/10/2017) dini hari WIB.

Di laga penghabisan itu Belanda membutuhkan kemenangan minimal tujuh gol agar bisa merebut tiket play-off dari tangan Swedia. Namun Swedia ternyata masih terlalu tangguh untuk menjadi sarang gol bagi Belanda. Roben hanya bisa mencetak dua gol di laga itu.

Tambahan tiga gol membuat Belanda terkunci di peringkat ketiga. Tabungan 19 poin dalam 10 pertandingan yang dilakoni sama banyak dengan Swedia yang menempati peringkat kedua. Namun Swedia berhak ke babak playoff karena unggul dalam selisih gol. Sementara posisi puncak ditempati Prancis yang mengemas 23 poin.

Kekalahan ini pun berdampak pada karier Robben. Pemain yang pernah berseragam Chelsea dan Real Madrid itu akhirnya memutuskan mundur dari tim nasional Belanda yang telah dibelanya selama kurang lebih 14 tahun.

Seperti dilansir dari Bolalob.com (11/10/2017), keputusan pemain 33 tahun itu diambil tak lama setelah pertandingan pamungkas tersebut.  “Saya ingin sekali lagi menunjukkan semua hal yang bisa saya lakukan.”

Selama berseragam oranye, Robben telah menyumbang 37 gol dalam 96 pertandingan. Salah satu prestasi terbaiknya adalah membawa Belanda lolos ke final Piala Dunia 2010. Di laga pamungkas itu Belanda kalah dari sang juara Spanyol melalui gol emas Andres Iniesta di babak perpanjangan waktu.

Kekalahan menyakitkan juga dialami di Piala Dunia empat tahun kemudian. Lolos hingga babak semi final, Belanda pun takluk dari Argentina melalui drama adu penalti.

“Empat belas tahun, sungguh indah dan megah. Saya akan selalu mengingat Piala Dunia 2010 dan 2014. Itulah kenangan terbaik saya. Selama dua kompetisi tersebut, kami membentuk tim yang nyata,” sambung pemain yang melakoni debut timnas pada April 2003 silam.

Setelah pensiun Robben tentu akan lebih fokus pada kariernya di level klub. Saat ini ia masih menjadi andalan di lini depan raksasa Bundesliga, Bayern Muenchen. Selain itu mundurnya dari tim nasional menjadi keputusan untuk memberikan tempat kepada para pemain muda.

“Saya ingin fokus bersama klub (Bayern Munchen) sekarang. Ini saat yang tepat untuk melakukan regenarisasi di timnas Belanda,” pungkas pemain berkepala plontos tersebut.

Saingi Dua Klub Inggris, Persib Bandung Bakal Datangkan Walter Mazzarri

Persib Bandung sedang mengalami situasi sulit di kompetisi Gojek Traveloka Liga 1. Alih-alih meraih hasil meyakinkan dan bersaing di papan atas, tim berjuluk Maung Bandung itu gagal berbuat banyak untuk mempertahankan kedigdayaan di kompetisi sepak bola tanah air. Hampir pasti, dengan sisa kompetisi yang ada, Persib tak bisa meraih gelar juara. Jarak antara Persib dan tim-tim papan atas terlampau jauh.

Di tengah perjuangan Atep dan kawan-kawan untuk mengakhiri kompetisi di posisi terbaik, berhembus kabar yang mengaitkan Persib dalam salah satu pelatih top bernama Walter Mazzarri. Ya pelatih berusia 56 tahun itu tercatat pernah menangani sejumlah klub seperti  Inter Milan, Napoli dan Sampdoria di Serie A Italia serta Watford di Liga Primer Inggris.

Seperti dilansir dari Bolalob.com (11/10/2017), tidak mudah bagi Persib untuk mendaratkan mantan pemain timnas Italia tersebut. Persib harus bersaing dengan sejumlah klub Eropa yang juga menginginkan jasanya. Setidaknya ada dua klub Inggris yang berburu tanda tangan Mazzarri yakni West Ham United dan Everton.

Media-media Inggris ramai memberitakan keseriusan Everton untuk mendapatkan Mazzarri. Ia digadang-gadang sebagai pengganti utama bila pelatih The Toffees saat ini, Ronald Koeman gagal menunjukkan kinerja positif bersama klub. Hingga kini Everton terseok-seok di awal musim dengan hanya meraih tujuh poin dari tujuh pertandingan sejak musim baru Liga Primer Inggris bergulir.

Situasi yang sama juga terjadi di West Ham United. Performa Slaven Bilic tak terlalu memuaskan. Tim tersebut tertahan di urutan ke-15 klasemen menyusul sejumlah hasil negatif yang dituai sejak awal musim.

Bila bersaing dengan klub-klub Inggris besar kemungkinan Persib akan kalah. Tentu sumber daya klub-klub tersebut jauh lebih mumpuni ketimbang Persib. Ketika dikonfirmasi oleh Bola.com (09/10/2017), Komisaris Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Zaenuri Hasyim, mengaku ketertarikan pada Mazzarri masih sebatas wacana.

“Sampai saat ini kami masih sebatas pembicaraan awal saja bersama manajemen lain, belum terlalu serius karena kompetisi masih berjalan,” beber Zaenuri Hasyim.

Bahkan Zaenuri menyebut tak ada nama Mazzarri dalam daftar incaran. Pihaknya baru sebatas menimbang kemungkinan merekrut pelatih baik dari dalam maupun luar negeri. “Belum ada nama satupun calon pelatih yang masuk. Kami hanya sekadar bicara bagusnya pelatihnya asing atau lokal untuk musim depan. Itu saja, belum mengarah ke sebuah nama,” sambungnya.

Meski begitu manajemen Persib tetap menjadikan pelatih sebagai salah satu prioritas untuk mempersiapkan tim musim depan. Menyusul hasil kurang memuaskan di musim ini, Zaenuri mengaku timnya tidak ingin terlambat membangun kekuatan untuk musim baru nanti.

“Memang kami tidak mau terlambat dalam menyiapkan sebuah tim. Dari sekarang secara pelan-pelan mulai kami bicarakan. Hanya untuk nama pelatih, belum ada satu pun yang masuk,” pungkasnya.

Sempat Khawatir Dan Ragu, Josep Guardiola Akan Pertimbangkan Untuk Merekrut Lionel Messi Kembali

Josep Guardiola Akan Pertimbangkan Untuk Merekrut Lionel Messi

Salah satu  tim di Premier Inggris yakni Manchester City di kabarkan akan memboyong mega bintang asal Barcelona yaitu Lionel Messi ke Etihad stadium di musim panas nanti. Pria yang berstatus warga negara Argentina tersebut memang di akhir akhir ini di kaitkan akan pindah ke Manchester City tersebut. Beberapa media di Inggris maupun di Spanyol juga kencang memberitakan isu rumor tersebut.

Pasalnya sang pelatih dari Mancheter City yakni Josep Guardiola juga berhasrat untuk dapat mendatangkan pemain asal Argentina tersebut. Pelatih yang saat ini melatih Manchester City tersebut pasalnya juga akan mengajukan keinginan nya ke pihak petinggi dari klubnya Manchester City agar bisa mengabulkan permintaannya tersebut.

Josep Guardiola di awal awal musim lalu sangat menginginkan Lionel Messi agar bisa bergabung dengan timnya sekaraang serta bisa bereuni kembali di Manchester City tersebut. Akan tetapi sang pelatih yang pernah melatih Barcelona tersebut juga mempunyai rasa keraguan atas keinginannya tersebut. Pelatih Josep Guardiola tersebut sempat juga memikirkan tentang komposisi pemain di tim utamanya tersebut. Dia merasa ragu jika transfer Lionel Messi yang akan hengkang ke Manchester City tersebut akan terjadi, maka Josep Guardiola juga memikirkan pemain pemain lain yang sama bagusnya seperti Lionel Messi.

Josep Guardiola memikirkan performa serta konsistensi dari beberapa pemain lain nanti akan terganggu dan akan hengkang dari City. Seperti contohnya yaitu Kevin De Bruyne, dia juga menjadi salah satu andalan Manchester City di musim lalu dan juga di musim ini. Jika nanti nya sang mega dari Barcelona itu pindah ke Manchester City, jadi tak tutup kemungkinan ada salah satu pemain dari Manchester City juga akan pergi.

Namun juga disisi lain tadi, Josep Guardiola ingin melihat sang mantan anak asuhnya tersebut Lionel Messi untuk bermain di skuat utama Manchester City tersebut. Pada akhir akhir pekan ini nama Lionel Messi sempat di bicarakan mengenai performanya serta konsistensinya yang begitu sangat produktif pada La Liga awal musim.

Lionel Messi tersebut dapat dengan baik melampui catatan rekor golnya pada awal musim ini di bandingkan dengan musim musim yang lalu. Yang mampu juga melampaui catatan Cristiano Ronaldo yang belum sama sekali mencetak gol di awal La Liga yang sudah berjalan 7 pekan ini. Akan tetapi disisi yang lain nama Lionel Messi juga sempat di bicarakan mengenai dirinya yang hampir di pastikan gagal untuk membawa nama tim nasional Argentina atau Albiceleste tersebut ke panggung utama gelaran Piala Dunia 2018 yang akan di selenggarakan di Rusia nanti.

Kontraknya bersama Barcelona juga akan berakhir dalam jangka waktu yang dekat, beberapa klub mencoba bernegosiasi dengan Barcelona agar bisa membeli pemain tersebut. Namun sejauh ini nama klub yang paling dekat dengan sang mega bintang Lionel Messi tersebut hanyalah Manchester City.

Strategi Guardiola Untuk Melawan Arsenal

Berita Bola Online – Strategi Guardiola Untuk Melawan Arsenal – Manajer Manchester City, Pep Guardiola yang memberikan bocoran susunan pemain yang nantinya akan di turunkan ketika akan bermain di markas besar Emirater Arsenal, pada laga pekan ke-30 Premier League , Minggu 02 April 2017.

Ketika memainkan Yaya Toure bersama dengan David Silva, Kevin De Bruyne dua pemain yang di posisikan pada bagian sayap tentunya masih mudah dan mempunyai stamina yang cukup baik untuk menerobos lini pertahanan Arsenal, serta sergio Aguere akan di tempatkan pada posisi ujung tombak Manchester City’’ Ungkapan Guardiola seperti yang di lansir di Manchester Evening News. Hal ini pun menyebabkan kami menciptakan lebih banyak peluang untuk meraih kemenangan, setelah mencetak gol pertandingan tentunya akan menjadi milik Manchester City untuk bermain lebih menekan, Guardiola yang lebih suka bermain menyerang di bandingkan bertahan.

Strategi Guardiola Untuk Melawan Arsenal

Bandar Judi Bola Online Resmi Dan Terpercaya Menggunakan Uang Asli

Manchester City yang nantinya akan melawat ke kandang Arsenal dengan membawa misi untuk dapat mencetak tiga poin di gawang Arsenal. The Citizens yang wajib harus menang pada pertandingan ini demi meraih Trofi Premier League pada tahun 2016-2017 musim ini.

Sementara itu, pada kubu tuan rumah yang berniat untuk keluar dari rentelan ini dengan hasil kurang baik yang mereka alami saat ini, skuat asuhan dari Arsene Wenger tersebut pun sudah mengalami tiga kali kekalahan dari lima pertandingan terakhir yang sudah mereka jalani.

Situs Judi Bola Online Sbobet Dan Maxbet Deposit 24 Jam Online Smartphone Android Ios

Kedua skuat ini telah saling berhadapan pada laga pekan ke-17 Premier League, 18 Desember 2016, pada pertandingan ini juga akan dilangsungkan di Estadion Etihad Stadium, para skuat asuhan Pep Guardiola  menang dengan skor tipis 2 – 1. Dan Setelah laga Premier League ini selesai Manchester City dan Arsenal akan kembali di pertemukan pada semifinal Piala FA di Emirates Stadium pada 23 Maret 2017 nantinya.

Melawan Arsenal tentunya menjadi pertandingan yang ditunggu-tunggu oleh semua penggemar sepakbola pertandingan ini akan dijalankan pada tanggal 02 April 2017 pukul 22.00 WIB, bermain di kandang Arsenal tentunya Arsenal akan bermain lebih ketat dan Manchester City akan bermain lebih ngotot dan lebih terbuka dari untuk menembus pertahanan Arsenal.

Bermain Taruhan Judi Online Poker Dice Sbobet Mobile Android