Saingi Dua Klub Inggris, Persib Bandung Bakal Datangkan Walter Mazzarri

Persib Bandung sedang mengalami situasi sulit di kompetisi Gojek Traveloka Liga 1. Alih-alih meraih hasil meyakinkan dan bersaing di papan atas, tim berjuluk Maung Bandung itu gagal berbuat banyak untuk mempertahankan kedigdayaan di kompetisi sepak bola tanah air. Hampir pasti, dengan sisa kompetisi yang ada, Persib tak bisa meraih gelar juara. Jarak antara Persib dan tim-tim papan atas terlampau jauh.

Di tengah perjuangan Atep dan kawan-kawan untuk mengakhiri kompetisi di posisi terbaik, berhembus kabar yang mengaitkan Persib dalam salah satu pelatih top bernama Walter Mazzarri. Ya pelatih berusia 56 tahun itu tercatat pernah menangani sejumlah klub seperti  Inter Milan, Napoli dan Sampdoria di Serie A Italia serta Watford di Liga Primer Inggris.

Seperti dilansir dari Bolalob.com (11/10/2017), tidak mudah bagi Persib untuk mendaratkan mantan pemain timnas Italia tersebut. Persib harus bersaing dengan sejumlah klub Eropa yang juga menginginkan jasanya. Setidaknya ada dua klub Inggris yang berburu tanda tangan Mazzarri yakni West Ham United dan Everton.

Media-media Inggris ramai memberitakan keseriusan Everton untuk mendapatkan Mazzarri. Ia digadang-gadang sebagai pengganti utama bila pelatih The Toffees saat ini, Ronald Koeman gagal menunjukkan kinerja positif bersama klub. Hingga kini Everton terseok-seok di awal musim dengan hanya meraih tujuh poin dari tujuh pertandingan sejak musim baru Liga Primer Inggris bergulir.

Situasi yang sama juga terjadi di West Ham United. Performa Slaven Bilic tak terlalu memuaskan. Tim tersebut tertahan di urutan ke-15 klasemen menyusul sejumlah hasil negatif yang dituai sejak awal musim.

Bila bersaing dengan klub-klub Inggris besar kemungkinan Persib akan kalah. Tentu sumber daya klub-klub tersebut jauh lebih mumpuni ketimbang Persib. Ketika dikonfirmasi oleh Bola.com (09/10/2017), Komisaris Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Zaenuri Hasyim, mengaku ketertarikan pada Mazzarri masih sebatas wacana.

“Sampai saat ini kami masih sebatas pembicaraan awal saja bersama manajemen lain, belum terlalu serius karena kompetisi masih berjalan,” beber Zaenuri Hasyim.

Bahkan Zaenuri menyebut tak ada nama Mazzarri dalam daftar incaran. Pihaknya baru sebatas menimbang kemungkinan merekrut pelatih baik dari dalam maupun luar negeri. “Belum ada nama satupun calon pelatih yang masuk. Kami hanya sekadar bicara bagusnya pelatihnya asing atau lokal untuk musim depan. Itu saja, belum mengarah ke sebuah nama,” sambungnya.

Meski begitu manajemen Persib tetap menjadikan pelatih sebagai salah satu prioritas untuk mempersiapkan tim musim depan. Menyusul hasil kurang memuaskan di musim ini, Zaenuri mengaku timnya tidak ingin terlambat membangun kekuatan untuk musim baru nanti.

“Memang kami tidak mau terlambat dalam menyiapkan sebuah tim. Dari sekarang secara pelan-pelan mulai kami bicarakan. Hanya untuk nama pelatih, belum ada satu pun yang masuk,” pungkasnya.

Gol ke 100 Giroud dicatatkan saat Arsenal menang melawan BATE

Berita Bola Terkini – Gol ke 100 Giroud dicatatkan saat Arsenal menang melawan BATE Salah satu tim wakil dari Inggris yaitu Arsenal mampu menang meyakinkan dengan skor 4-2 atas BATE Borisov dalam pertandingan lanjutan grup H Liga Europa di Stadion Borisov-Arena, Kamis (28-9-2017) malam atau Jumat dini hari WIB. Pemain striker yang di miliki Arsenal yaitu Olivier Giroud membukukan catatan 100 golnya bersama Arsenal pada laga tersebut.  Gol kemenangan dari Arsenal di laga ini dicetak oleh Theo Walcott pada menit ke 9 serta menit ke 22, Rob Holding di menit ke 25, serta Olivier Giroud di menit ke 49 yang lewat titik penalti. Sementara itu, gol BATE Borisov terlahir dari pemain mereka yaitu Mirko Ivanic di menit ke 28 dan Mikhail Gordeichuk di menit ke 67.

Gol ke 100 Giroud dicatatkan saat Arsenal menang melawan BATE Borisov

Gol ke 100 Giroud dicatatkan saat Arsenal menang melawan BATE

Walaupun tampil di kandang BATE Borisov Arsenal tampil lebih mendominasi jalannya pertandingan daripada sang tuan rumah tersebut. Arsenal dapat memimpin penguasaan bola di laga tersebut hingga 57 persen. Dari jumlah tembakan serta peluang dari kedua tim, The Gunners julukan Arsenal memiliki 15 tembakan yang bisa di konversikan menjadi sebiah gol. Adapun juga BATE Borisov mempunyai 20 kesempatan di lini pertahanan milik Arsenal.

Bandar Judi Bola Online Resmi Dan Terpercaya Menggunakan Uang Asli

Mengambil inisiatif menyerang sejak awal pertandingan dimulai, Arsenal langsung unggul cepat pada menit ke kesembilan. Theo Walcott dengan nyaman menyontek bola akibat bola muntah dari sang kiper BATE Borisov. Tak berselang lama dari gol tersebut, Theo Walcott kembali membukukan gol keduanya. Kali ini dia memperoleh bola hasil operan kiper BATE Borisov yaitu Denis Scherbitski yang tidak sempurna sehingga bola menuju ke arah Walcott.

Walcott pun dengan sangat tenang mengontrol bola sebelum melesakkan tendangan keras dari dalam kotak penalti lawan. Pada menit ke 25, Arsenal kembali menambah gol serta dapat menjauh dari kejaran BATE Borisov. Holding dengan tenang mengonversi tandukan Per Mertesacker dengan sepakan jarak yang dekat untuk menjadi sebuah gol. BATE mampu membuat gol penghibur untuk para fans nya pada babak pertama melalui sundulan yang akurat Ivanic pada menit ke 28. Skor 3-1 pun untuk Arsenal bertahan hingga turun minum babak yang pertama.

Situs Judi Online

Situs Judi Bola Online Sbobet Dan Maxbet Deposit 24 Jam Online Smartphone Android Ios

Gol ke 100 Giroud dicatatkan saat Arsenal menang melawan BATE – Memasuki babak yang kedua, Walcott dan kawan-kawannya tetap memegang kendali permainan tersebut. Arsenal mendapatkan hadiah penalti pada menit ke 48 setelah Shkodran Mustafi dilanggar oleh pemain BATE borisov yaitu Stanislav Dragun. Giroud yang maju sebagai eksekutor penalti, tanpa adanya masalah dapat menunaikan tugasnya. Dari gol tersebut merupakan catatan gol ke  100 Giroud selama membela The Gunners Arsenal.

Tuan rumah pun mampu membalas dengan membuat gol kedua di menit ke 67. Skor 4-2 untuk kemenangan Arsenal pun tetap tidak berubah hingga menit akhir laga usai. Raihan tiga poin ini menempatkan Arsenal di puncak klasemen sementara grup H dengan mengemas enam poin.

Posisi Montella Terancam Sebagai Pelatih AC Milan

Posisi Montella Terancam Sebagai Pelatih AC Milan

Berita Bola Liga Italia – Posisi Montella Terancam Sebagai Pelatih AC Milan Kondisi AC Milan sedang limbung. Dua kekalahan dari enam laga yang sudah mereka lakoni membuat manajemen AC Milan berang. Tapi, sebenarnya manajemen Milan tidak perlu khawatir berlebihan seperti itu. Masih ada waktu untuk memperbaiki semuanya.

Berita Bola Terkini Posisi Montella Terancam Sebagai Pelatih AC Milan

Posisi Montella Terancam Sebagai Pelatih AC Milan – Usai kekalahan atas Sampdoria pada giornata ke-6, Sabtu (24/9/2017) kemarin, CEO Milan, Marco Fassone mencak-mencak. Dengan segala hal yang sudah mereka lakukan dalam bursa transfer musim panas 2017 kemarin, ia merasa bahwa kekalahan Milan atas Sampdoria adalah sesuatu yang sebenarnya tidak perlu. Ia bahkan merasa terkejut Milan kalah dari Sampdoria.

Posisi Montella Terancam Sebagai Pelatih AC Milan

Memang jika melihat pergerakan Milan di bursa transfer musim panas 2017 yang begitu aktif, rasa-rasanya tidak pantas juga Milan tercecer di peringkat keenam sementara klasemen Serie-A musim 2017/2018 ini (mereka bahkan kalah dari Inter Milan yang duduk di peringkat ketiga). Milan seharusnya bisa berada di peringkat yang lebih baik lagi, mengingat kekuatan skuat mereka sudah jauh lebih mumpuni daripada musim 2016/2017 lalu.

Bandar Judi Bola Online Resmi Dan Terpercaya Menggunakan Uang Asli

Tapi apakah Milan perlu merasa khawatir untuk sekarang? Seharusnya Milan tidak perlu khawatir amat, karena masih banyak hal yang bisa dilakukan oleh AC Milan di musim kompetisi 2017/2018 ini.

Pada bursa transfer musim panas 2017, Milan mendatangkan cukup banyak nama baru ke dalam skuat mereka. Ada Mateo Musacchio, Andre Silva, Hakan Calhanoglu, Ricardo Rodriguez, Franck Kessie, Nikola Kalinic, Lucas Biglia, Andrea Conti, serta Leonardo Bonucci. Nama-nama baru tersebut saling berpadu dengan nama-nama lama macam Alessio Romagnoli, Riccardo Montolivo, Gianluigi Donnarumma, serta Giacomo Bonaventura.

Dengan banyaknya nama-nama baru (juga berkualitas) di dalam skuat baru Milan kali ini, sebenarnya masih banyak waktu yang dimiliki oleh Vincenzo Montella, pelatih Milan, untuk mengutak-atik susunan pemain berdasarkan skema yang ia inginkan. Baik itu bermain dengan skema empat bek atau tiga bek, sekarang Rossoneri punya potensi besar untuk melakukannya.

Situs Judi Bola Online Sbobet Dan Maxbet Deposit 24 Jam Online Smartphone Android Ios

Di bagian belakang, mereka punya distributor bola andal bernama Bonucci. Tengah, ada petarung muda nan gigih dari Pantai Gading bernama Franck Kessie, serta eksekutor bola mati andal bernama Hakan Calhanoglu. Dan sisi penyerangan, ada nama Andre Silva dan Fabio Borini yang siap untuk membuat sektor depan AC Milan menjadi lebih menggigit.

Musim kompetisi 2017/2018 masih panjang. Waktu untuk mengevaluasi masih banyak. Vincenzo Montella, bersama dengan manajemen Milan bisa mengevaluasi kesalahan demi kesalahan yang terjadi di sebuah pertandingan. Agar kesalahan yang sama tidak terjadi di pertandingan selanjutnya.

Sembari mengoreksi kesalahan demi kesalahan, ada satu hal lain yang bisa dilakukan oleh Montella. Yaitu dengan segera membentuk kohesi di dalam skuat yang ia pimpin. Setelah kekalahan 4-1 atas Lazio, pelatih yang juga pernah menangani Fiorentina ini berujar bahwa para pemain yang ada di dalam timnya belum menyatu seluruhnya. Mereka masih baik secara individu, tapi belum baik sebagai sebuah tim.

Namun untuk sekarang, AC Milan tidak perlu khawatir secara berlebihan. Serie A baru berjalan enam laga. Meski sudah dua kali mencatatkan kekalahan, masih ada ruang bagi Milan untuk melakukan perbaikan dan pembenahan. Berikan Montella waktu, siapa tahu ia bisa memberikan apa yang pernah Gasperini berikan kepada Atalanta musim 2016/2017 silam.

Terkecuali jika hasil negatif ini terus berlanjut sampai ke tengah musim, maka manajemen Milan sah-sah saja melakukan evaluasi menyeluruh, melibatkan pemain-pemain dan juga sang pelatih, Vincenzo Montella.

Posisi Montella Terancam Sebagai Pelatih AC Milan

Aubameyang Ungkap Alasan Batal Pindah Ke PSG Dan AC Milan

Berita Bola Terkini – Aubameyang Ungkap Alasan Batal Pindah Ke PSG Dan AC Milan Penyerang Borussia Dortmund, Pierre-Emerick Aubameyang, mengungkapkan alasan mengapa dia batal pindah. Padahal, pemain internasional Gabon ini sudah terlibat dalam pembicaraan serius mengenai transfer pada musim panas 2017. Selama bursa transfer dibuka hingga 31 Agustus lalu, Aubameyang dikaitkan dengan dua klub elite benua Eropa, yakni Paris Saint-Germain (PSG) dan AC Milan. Aubameyang mengungkapkan bahwa dia bertemu dengan Presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi, untuk membicarakan kemungkinan pindah ke klub ibukota Perancis itu.

Aubameyang Ungkap Alasan Batal Pindah Ke PSG Dan AC Milan

Tapi, kedatangan direktur olahraga baru PSG, Antero Henrique, sebagai pengganti Patrick Kluivert, langsung mengubah segalanya. Seperti yang sudah terjadi, PSG beralih mendatangkan Neymar dengan memecahkan rekor transfer dunia sebesar 222 juta euro (sekitar Rp 3,4 triliun) dari Barcelona.

Selain itu PSG juga memboyong Kylian Mbappe dengan status pinjaman dari AS Monaco. Mereka akan mempermanenkan pemain internasional Perancis itu dengan biaya 180 juta euro pada akhir musim ini. Dilansir dari RMC, kedatangan kedua bintang baru PSG itu semakin menunjukkan perubahan sikap terhadap Aubameyang. Imbasnya, PSG batal merekrut mantan penyerang Milan tersebut.

Aubameyang Ungkap Alasan Batal Pindah Ke PSG Dan AC Milan

Bandar Judi Bola Online Resmi Dan Terpercaya Menggunakan Uang Asli

“Pada awal Juni saya bertemu dengan Nasser, sebelum kedatangan Antero Henrique”, ucap stiker timnas Gabon itu. Ketika Henrique datang ke PSG, mereka memutuskan tidak akan membawa saya,” tambahnya. Aubameyang juga mengklaim sudah ada pembicaraan transfer dengan tim asal italia AC Milan.

Situs Judi Bola Online Sbobet Dan Maxbet Deposit 24 Jam Online Smartphone Android Ios

“Milan menawari saya sesuatu, saya sangat tertarik dengan proyek ini. Transfer itu tidak terealisasi karena berbagai alasan,” ucap top scor Liga Jerman musim lalu ini. Sejauh ini, pemain kelahiran Perancis tersebut telah mengemas lima gol dari lima laga Bundesliga di musim 2017-2018. Hal ini tidak membuat Aubameyang pusing, karena dia akan lebih focus untuk membawa timnya Dortmund meraih semua gelar juara dimusim yang baru ini.

Bermain Taruhan Judi Online Poker Dice Sbobet Mobile Android

5 Pemain Manchester United Yang Tidak Punya Masa Depan di Klub

Berita Bola Online Terkini – 5 Pemain Manchester United Yang Tidak Punya Masa Depan di Klub, Team Manchester United sudah mulai menemukan kembali performa terbaik mereka di bawah pimpinan Jose Mourinho. Nama pemain baru seperti Mkhitaryan, Ibrahimovic, Bailly dan bahkan Paul Pogba sudah terlihat sangat cocok dengan permainan Setan Merah.

Bandar Judi Bola Online Sbobet Dan Maxbet Menggunakan Uang Asli

5 Pemain Manchester United Yang Tidak Punya Masa Depan di Klub, Meskipun begitu, ada sejumlah permain yang tidak bisa masuk dalam skema strategi Mourinho di Old Trafford. Dan beberapa dari mereka adalah permain kunci dalam era Louis Van Gaal dan David Moyes, sedangkan yang lainnya menurut Mourinho sudah lewat masa jayanya dan tidak cocok lagi dengan gaya permainnya.

Situs Judi Bola Online Deposit 24 Jam Online Smartphone Android Ios

5 Pemain Manchester United Yang Tidak Punya Masa Depan di Klub :

  1. Bastian Schweinsteiger

Pemain ini yang hampir memenangkan semua piala trofi major di dunia sepakbola termasuk Piala Dunia pada tahun 2014. Salah satu gelandang tengah terbaik di generasinya, Schweinsteiger kesulitan menampilkan penampilan terbaiknya sejak pindah ke Old Trafford.

  1. Matteo Darmian

Pemain ini tersingkir dari skuat utama Manchester United setelah kedatangan Jose Mourinho. Pemain yang berasal dari Italia ini sebelumnya selalu menjadi pilihan utama di bawah era pimpinan Louis van Gaal. Dengan performa Antonio Valancia yang konsisten di posisi bek kanan dan Luke Shaw mengisi tempat bek kiri, Darmian makin kesulitan mendapatkan tempat.

  1. Michael Carrick

Gelandang yang berusia 35 tahun ini sebenarnya bermain dengan cukup bagus di musim ini. Akan tetapi, mengingat kontraknya yang akan habis di akhir musim dan belum ada tanda tanda untuk diperpanjang, perjalanan panjang Carrick di Old Trafford sepertinya akan berakhir.

  1. Wayne Rooney

Pencetak goal terbanyak sepanjang masa di Manchester United, Wayne Rooney kesulitan menjadi starter dalam beberapa pertandingan terakhir di musim lalu.

The Red Devils tidak lagi bergantung pada Wayne Rooney dan hal itu bisa dilihat dari fakta bahwa dirinya hanya menjadi starter delapan kali di musim ini.

  1. Anthony Martial

Anak emas dari Louis Van Gaal, Anthony Martial tampil cemerlang di Premier League musim lalu, tapi pada musim ini dirinya jarang bermain di bawah Jose Mourinho. Performa Henrikh Mkhitaryan memaksa Mourinho mencadangkan permain yang berusia 21 tahun itu dalam beberapa bulan terakhir.

Barta memikul tugas yang berat sejak tiba di Jerman

Berita Bola Online Terkini – Barta memikul tugas yang berat sejak tiba di Jerman, bek tengah asal Spanyol itu direkrut untuk menjadi pengganti Mats Hummels yang sebelumnya merupakan Kapten Dortmund.

Tidak lama setelah dipastikan kehilangan Mats Hummels, Borussia Dortmund mengumumkan untuk merekrut Marc Bartra dari Barcelona. Hal itu tentu memunculkan ekspektasi bahwa bek asal dari Negara Spanyol itu akan menjadi andalan baru Die Borussen di line belakang.

Bandar Judi Bola Online Deposit 24 Jam Online Bank Lokal Indonesia

Barta memikul tugas yang berat sejak tiba di Jerman

Pada Mei 2016 para pendukung Dortmund mendapat kabar yang buruk, sang kapten sekaligus bek andalan mereka Hummels telah resmi diumukan akan hengkang ke club rival, Bayern Munich, mulai musim 2016/17. Namun satu bulan kemudian di kabarkan pihak Dortmund mengumumkan telah mendapatkan bek milik Barcelona, sebagai pemain yang menggantikan Hummels.

Hummels tumbuh menjadi pemain kunci Dortmund setelah menghabiskan sepanjang kariernya di Jerman, sementara itu Bartra adalah pemain yang sangat asing dengan system sepakbola Jerman karena sejak masih berumur 11 tahun, Bartra hanya membela satu club, Barcelona.

Situs Judi Bola Online Resmi Menggunakan Uang Asli Bermain Fairplay

Barta memikul tugas yang berat sejak tiba di Jerman, Hal itu bisa menimbulkan keraguan, terlebih Bartra bukan pemain inti Barcelona, pemain berusia 26 tahun itu tumbuh di akademi Barcelona hingga berhasil debut di team utama saat berusia 19 tahun pada musim 2009. Namun setelah berhasil melakoni debut di team utama, Bartra baru secara regular masuk dalam skuat team utama Barcelona pada musim 2012, tapi dia tidak banyak mendapatkan mendapatkan menit bermain.

Bartra tidak pernah tampil lebih dari 20 laga di ajang La Liga Spanyol sepanjang kariernya, bahkan sebelum musim 2013 ia tidak pernah tampil di lebih dari sepuluh laga dan itu pun hanya dapat menit bermain lebih banyak saat mendapatkan lawan yang kualitasnya relative rendah dari Barcelona. Meskipun bukan pemain inti, Bartra tercatat dalam membantu Barcelona meraih banyak gelar juara termasuk dua gelar Liga Champions, dua Copa de Rey, dan lima gelar juara La Liga.

Di awal musim ini Bartra menjadi pilihan utama pelatih Dortmund Thomas Tuchel, sebagai pemain inti dalam menghadapi Bayern Munich di ajang DFL SuperCup, namun sayang debutnya harus ditandai dengan hasil kekalahan 2-0. Sempat mendapatkan kepercayaan Tuchel di line belakang Bartra kemudian mengalami cedera otot yang harus membuatnya absen dan performanya pun menurun drastis menjelang berakhirnya paruh pertama musim, yang membuatnya tergeser dari posisi inti.

Karena terus mendapat dukungan dari rekan seteam dan di percaya oleh sang pelatih, di paruh kedua musim ini Bartra mulai mampu menunjukan performa yang lebih baik. Dalam 11 pertandingan yang telah ia mainkan diajang Bundesliga musim ini, Bartra telah mencatakan total 838 umpan dengan rata-rata 90 operan per laga, akurasi umpannya pun mencapai 82%.

Melihat dari performanya yang mulai meningkat di paruh musim debutnya ini, Bartra berpeluang besar mampu untuk memenuhi harapan Dortmund sebagai andalan line belakang pada musim yang akan datang.

Bermain Taruhan Judi Online Poker Dice Sbobet Mobile Android