Para Bintang yang Menjadi Penonton Piala Dunia 2018

Para Bintang yang Menjadi Penonton Piala Dunia 2018

Babak kualifikasi Piala Dunia 2018 telah berakhir. Mayoritas kontestan pesta sepak bola terakbar sejagad itu pun telah diketahui. Selebihnya masih tersisa sejumlah slot yang akan diperebutkan oleh sejumlah negara melalui babak play-off.

Sepanjang babak kualifikasi terjadi sejumlah kejutan. Tim-tim unggulan yang dihuni para pemain bintang tersisih. Mereka pun harus menjadi penonton saat event empat tahunan itu digelar tahun depan di Rusia.

Dari benua Eropa kegagalan Belanda lolos ke putaran final menjadi sebuah kejutan tersendiri. Pasalnya Der Oranje memiliki skuad mumpuni, dihuni sejumlah pemain senior dan berpengalaman. Sebut saja Arjen Robben yang saat ini masih menjadi andalan klub Bundesliga Jerman, Bayern Muenchen.

Sayang Belanda gagal menampilkan permainan terbaik sepanjang penyisihan Grup A berlangsung. Di grup ini tiket lolos otomatis akhirnya menjadi milik Prancis. Selain juara Piala Dunia 1998 yang lolos sebagai juara grup masih ada satu satu peluang dari grup tersebut yang saat ini sedang diperjuangkan Timnas Swedia. Swedia akan menjalani babak play-off menghadapi tim kuat Italia.

Kegagalan Belanda ke putaran final membuat para pencinta sepak bola dunia pun harus kehilangan kesempatan untuk menyaksikan Arjen Robben dan kawan-kawan berlaga. Roben tidak hanya menjadi penonton, ia pun telah menyatakan menanggalkan seragam tim nasional.

Tidak hanya Robben, bintang Real Madrid, Gareth Bale pun bernasib serupa. Mantan pemain Tottenham Hotspur ini tidak bisa berbuat banyak meloloskan negaranya dari penyisihan Grup D. Bale yang sedang dalam kondisi tak bugar tidak bisa memberikan andil maksimal setidaknya mengakhiri babak kualifikasi di urutan kedua alias menjadi runner-up. Wales akhirnya harus puas menjadi penonton setelah mengakhiri kualifikasi di peringkat ketiga.

Selain Bale dan Robben, kita juga tak bisa melihat aksi Henrikh Mkhitaryan. Gelandang Manchester United ini tak bisa membantu Armenia lolos dari Grup E. Tim tersebut mengakhiri kualifikasi di peringkat kelima.

Dari zona Amerika Selatan tidak sedikit pemain bintang yang bernasib apes. Rekan setim Mkhitaryan, Antonio Valencia juga gagal berlaga di Piala Dunia karena Ekuador hanya bisa menempati peringkat kedelapan.

Nasib menyakitkan juga dialami Arturo Vidal dan Alexis Sanchez. Pemain kunci di Bayern Muenchen dan Arsenal ini tak kuasa menghindarkan timnya dari kekalahan di laga penentuan zona CONMEBOL menghadapi sang pemuncak klasemen, Brasil. Kekalahan telak tiga gol tanpa balas di laga pamungkas memupuskan harapan juara Copa America dan Copa America Centenario itu berlaga di Rusia tahun depan. Berbanding terbalik dengan Chile, Argentina akhirnya keluar dari masa krisis setelah meraih kemenangan di laga terakhir kontra Ekuador. Sebelumnya Tim Tango berada dalam tekanan karena terlempar dari lima besar klasemen sementara.

Taktik pendekatan “laga besar” mourinho sukses buat liverpool frustasi

Taktik pendekatan “laga besar” Mourinho sukses buat Liverpool frustasi

Hasil imbang tanpa gol tak terlalu mengejutkan untuk laga besar di ajang Liga Primer. Liverpool gagal memenangkan pertandingan, Manchester United sukses bermain seri. Bila perspektifnya dipersempit hanya pada laga ini saja, kalimat diatas membuat kita tersadar  betapa superioritasnya Liverpool dibandingkan dengan United lantaran Mourinho sukses buat Liverpool frustasi.

Mourinho nyaris selalu mempunyai pendekatan lebih defensif saat menghadapi tim yang lebih tangguh. Banyak media menaruh anggapan gaya permainan ini menjadi sebuah “pendekatan laga besar Mourinho”. Sedangkan Klopp mempunyai karakteristik yang selalu kesulitan saat melawan tim yang lebih mengandalkan permainan bertahan.

“Liverpool lebih cepat ketimbang kami ketika serangan balik. Saya tidak memiliki kesempatan membawa pertandingan kearah lain, maka ini adalah hasil bagus. Babak kedua Matic terlihat kelelahan serta saya tak memiliki solusi dibangku cadangan. Saya sudah mencoba membuat tim semakin dinamis saat menyerang,” ungkap Mourinho setelah laga.

Mourinho tahu betul 2 hal ini: (1) gegenpresing Liverpool begitu melelahkan sehingga kerap ada celah jelang akhir laga, baik pada babak pertama atau babak kedua, yang dapat dimanfaatkan oleh tim lawan; (2) gegenpresing Liverpool bakal terjadi saat lawan bermain lebih terbuka, begitu juga sebaliknya.

“Untuk saya, di babak kedua tadi seperti bermain catur, namun pihak lawan tak membukakan pintu untuk saya memenangi pertandingan. Benar, Liverpool tak membukakan pintu itu, maka sebetulnya ini merupakan hasil positif, benar kan?,” imbuh Mourinho.

Bila melihat statistik yang ada, penguasaan  bola, dan tendangan, Liverpool sukses memenangi semua itu ketimbang United. Jadi, kita bakal menganggap bila United cuma beruntung. Atau lebih tepatnya beruntung lantaran memiliki De Gea.

Kiper asal Spanyol tersebut adalah kiper piawai di Liga Inggris. De Gea baru kemasukan 2 gol. Mempunyai kiper kelas atas yang membuat berbagai penyelamatan krusial pasti bukan keberuntungan saja. Suporter United berhak kecewa, begitupun dengan suporter Liverpool. Siapa yang tak kecewa melihat hasil pertandingan 0-0 di pertandingan sebesar ini? .

“Tentunya anda tak dapat bermain seperti ini disini (Liverpool), namun baik untuk Manchester United jika mereka bermain seperti ini. Segalanya masih wajar,” ungkap Klopp setelah pertandingan.

Mou jelas menyuruh pemainnya bermain membosankan seperti itu, setidaknya bagi “9 penyerang” mereka yang ditugaskan lebih bertahan. Pendekatan “laga besar” Mou ketika menghadapi “klub besar” tak bertujuan mengalahkan lawannya, justru malah membuat lawan merasa frustasi.

Bila hal itu memang membuat Liverpool, suporter dan managernya merasa frustasi serta sumpah serapah, jadi wajar saja bila Mourinho bisa tersenyum lega. Maka, jangan teralu berharap lebih bila United nantinya akan kembali bertemu dengan “tim besar”. Untuk Mourinho sendiri, ekspetasi baru dapat dinilai pada akhir musim mendatang, bukannya di akhir pertandingan.

Sebab Utama Meninggalnya Choirul Huda

Terkuak, Sebab Utama Meninggalnya Choirul Huda

Kematian Choirul Huda, kiper legendaris Persela Lamongan masih menjadi buah bibir. Kiper berusia 38 tahun itu meninggal setelah mengalami kejadian di lapangan pertandingan. Tabrakan keras dengan rekan setim Ramon Rodrigues saat pertandingan Persela Lamongan kontra Semen Padang di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (15/10/2017) kemarin menjadi sebab meninggalnya Choirul Huda.

Secara medis penyebab kematian Choirul sudah diketahui. Benturan keras yang mengenai dada kiri adalah pemicu bagi hypoxia. Seperti dilansir dari Bolalob.com (16/10/2017), menurut dokter yang menangani almarhum, dr.Zaki Mubarok, sang pemain mengalami kekurangan oksigen usai terjadi benturan keras.

Hypoxia, menurut dokter yang bertugas di RSUD dr Soegiri, Lamongan itu adalah keadaan saat jaringan tubuh manusia mengalami kekurangan oksigen. Banyak hal menyebabkan terjadinya hypoxia. Pada kasus Choirul Huda, benturan keras yang terjadi menjadi sebab yang membuatnya lantas tak sadarkan diri hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

Menurut dr. Zaki Mubarok, saat dilarikan ke RSUD dr Soegiri dari Stadion Surajaya, Lamongan, almarmuh dalam keadaan masih bernafas. Namun, nyawanya kemudian tak tertolong tak lama berselang. Huda dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 17.15 WIB.

Kematian Choirul menjadi pukulan bagi kubu Persela. Tim tersebut kehilangan sang kapten sekaligus figur panutan bagi para pemain lain terutama para pemain muda. Selain itu kematian Choirul menjadi awasan bagi para pemain lain agar lebih berhati-hati saat bermain bola.

Totalitas bermain terkadang membuat pesepakbola tak bisa menghindari insiden atau kejadian berbahaya di lapangan pertandingan. Selain itu tidak ada yang bisa mencegah atau menghindari insiden di lapangan hijau.

Meski demikian pengalaman yang terjadi pada almarhum Choirul menjadi isyarat untuk lebih awas dan berhati-hati tidak hanya di antara kedua tim berbeda tetapi juga rekan setim. Fokus dan konsentrasi harus tetap dijaga selama bermain.

Benturan antara Choirul dan Ramon Rodrigues terjadi secara tak sengaja. Ramon dalam posisi menjaga pergerakan pemain Semen Padang sementara Choirul tengah berusaha untuk mengamankan gawangnya. Kedua pemain tersebut kemudian saling berbenturan yang akhirnya berakibat fatal.

Simpati atas kematian Choirul datang dari mana-mana. Dunia internasional pun turut memberikan ucapan belasungkawa. Blecher Report, salah satu media internasional memberikan ucapan duka cita atas meninggalnya sosok yang disebut sebagai kiper legendaris Indonesia.

FIFA juga memberikan ucapan duka cita. “Turut berduka untuk keluarga, teman, dan rekan setim dari Choirul Huda,” tulis otoritas sepak bola dunia itu di jejaring sosial Instagram resmi.

Waspadalah jika anda sedikit melupakan lionel messi

Waspadalah jika anda sedikit melupakan lionel messi

Selama karir kepelatihannya di La Liga, Ernesto Valverde banyak mendengar serta merasakan keajaiban seorang Lionel Messi. Didalam ingatannya, terpampang nyata bagaimana Messi, seorang diri bisa membuat lini bertahan Atletic Bilbao (ketika itu Valverde masih melatih Bilbao) yang terorganisir dengan baik langsung ketar-ketir.

Dia juga ingat bagaimana Messi meluluhlantahkan lini bertahan lawan seorang diri. Dia juga melihat bagaimana messi mengelabuhi Jerome Boateng dan bagaimana dia membuat permainan Getafe kelimpungan. Segala memori mengenai Messi tersebut muncu kembali, ketika dia yang kini menangani Barcelona melihat sendiri kehebatan Messi saat timnya menang besar melawan Eibar 6-1 di ajang La Liga.

“Saya tak tahu apa lagi  yang harus saya jelaskan tentang kehebatan Messi. Dia adalah pemain diluar nalar. Diatas lapangan, saat orang merasa tak bakal ada yang terjadi, Messi bisa menciptakan sesuatu yang beda untuk skuadnya. Seperti itulah Messi,” ujar Valverde saat jumpa wartawan.

Pada jendela transfer musim panas ini, Barcelona pun menuai kritikan dari sejumlah pengamat sepakbola. Rencana transfernya yang tak jelas, dan juga nilai transfer besar yang Barca gelontorkan ketika mendatangkan Ousmane Dembele membuat rencana mereka banyak menjadi pertanyaan. Bahkan Xavi Hernandez menyebutkan bahwa Barcelona yang sekarang tak mendatangkan pemain yang memang sesuai dengan kebutuhan klub.

Hal tersebut juga sempat diperkirakan bakal mempersulit jalan Barcelona untuk mengarungi musim ini. Kehilangan sosok Neymar juga menjadi penyebab dibalik prediksi bakal sulitnya Barcelona bertandigan di Liga Champions, La Liga atau kompetisi lainnya.

Sudah sangat banyak kehebatan yang diciptakan Messi diatas lapangan. Seperti yang Ernesto katakan, dia dapat merubah sesuatu yang tak mungkin menjadi mungkin. Memang terlihat berlebihan, sebab Messi juga sempat mengalami kegagalan dalam karirnya.

Ditengah semua ketidakpastian yang tengah merundungi Barcelona, Messi pun kembali muncul sebagai dewa penyelamat. Dia sukses mengembalikan muruah Barca sebagai klub besar di ranah Spanyol. Dalam 5 pertandingan yang dijalani di kancah domestik, Messi sudah mengoleksi 9 gol.

Semua peran untuk Barcelona dan Argentina, Messi dapat melakukan dengan bagus, meski beberapa diantaranya ada juga yang berjalan tak sesuai rencana.

Lionel Messi merupakan sebuah berkah. Untuk tim nasional Argentina atau Barcelona, dia masih bakal jadi pemain penting yang bisa dipercaya dapat membawa keajaiban. Dia bisa membuat sesuatu yang tak mungin menjadi mungkin, ya meski kegagalan bukannya tak mungkin akan menghiasi karir Messi, dia juga manusia biasa.

Tapi, saat anda mulai melupakannya serta mulai sedikit tak memperhatikannya, anda wajib waspada. Sebab, bagaimanapun juga, anda tidak boleh lupa jika dirinya merupakan Lionel Messi. Messi sering dapat dihentikan dengan skema, dia juga masih dapat mewujudkan keajaiban.

Marcos Alonso di bidik Barcelona untuk bisa menggantikan Jordi Alba di Barcelona

Marcos Alonso di bidik Barcelona

Tim raksasa dari Spanyol yaitu Barcelona saat ini sedang aktif dalam pencarian pemain pemain untuk bisa memperkuat tim utamanya tersebut. Pasalnya mereka juga tengah dalam kondisi yang cukup bagus di beberapa pertandingan yang terakhir ini. Akan tetapi sang pelatih dari Barcelona yaitu Ernesto Valverde senantiasa akan merombak beberapa pemain dan juga mendatangkan pemain untuk bisa mengarungi musim yang sangat padat ini. Hingga akhirnya Marcos Alonso di bidik Barcelona.

Barvelona di awal musim ini tengah dalam kondisi yang sangat baik mengingat mereka mampu untuk memenangkan tujuh kali pertandingan di level La Liga tersebut yang terakhir ini di tahan imbang oleh Atletico Madrid 1-1 di Wanda Metropolitano beberapa waktu yang lalu. Sang pelatih dari Barcelona Ernesto Valverde tengah mempersiapkan agenda untuk bisa menggaet beberapa nama di musim depan tersebut.

Sempat dari pihak Barcelona di bikin pusing oleh management Liverpool yang sampai saat ini masih belum untuk melepaskan pemainya ke Barcelona yaitu Philippe Coutinho. Lantas dari negosiasi yang belum menghasilkan kesepakatan tersebut membuat kubu dari Barcelona untuk mengalihkan perhatian ke pemain yang lain.

Mereka juga sempat bernegosiasi kepada Manchester United untuk dapat memboyong Juan Mata dan Ander Hererra sekaligus. Akan tetapi kedua pemain tersebut masih mengakui bahagia bisa bertahan di Manchester United di jangka waktu yang lama. Dan saat ini dari pihak petinggi dari Barcelona pun mengalihkan perhatian ke bek kiri Chelsea yaitu Marcos Alonso.

Pihak dari Barcelona saat ini tengah dalam masa pendekatan dengan sang agen pemain Marcos Alonso tersebut untuk bisa berhijrah serta membela Barcelona di musim panas nanti. Sempat di ketahui sang pemain menjadi andalan dari sang pelatih The Blues Chelsea yaitu Antonio Conte di musim yang lalu serta di musim ini.

Pemain Marcos Alonso yang mempunyai badan jangkar tersebut bermain sangat bagus serta konsisten di dalam pertandingan The Blues Chelsea yang dia bela tersebut. Tak jarang sang pemain menjadi seorang yang sangat penting serta pemain yang sangat berpengaruh akan hal kemenangan dari The Blues Chelsea tersebut.

Sang pemain Marcos Alonso saat ini menjadi pilihan utama dari sang pelatih dari The Blues Chelsea yaitu AntonioConte yang berposisikan di sayap serang sebelah kiri dari lini Chelsea. Sang pemain Marcos Alonso sangat cocok dengan formasi yang di tekankan oleh sang pelatih Antonio Conte tersebut dengan skema formasi 3-5-2. Sang pemain Marcos Alonso akan di proyeksikan menggantikan peran Jordi Alba di sisi kiri dari pertahanan Barcelona. Jordi Alba sendiri sebenarnya tidak masuk dalam skuat Ernesto Valverde musim ini.

“Begitu  bahagianya anda jika mendapatkan ada tawaran  untuk bisa membela Barcelona di skuat utama mereka tersebut. Tapi saya masih bahagia disisni,”ujar Marcos Alonso.

Saingi Dua Klub Inggris, Persib Bandung Bakal Datangkan Walter Mazzarri

Persib Bandung sedang mengalami situasi sulit di kompetisi Gojek Traveloka Liga 1. Alih-alih meraih hasil meyakinkan dan bersaing di papan atas, tim berjuluk Maung Bandung itu gagal berbuat banyak untuk mempertahankan kedigdayaan di kompetisi sepak bola tanah air. Hampir pasti, dengan sisa kompetisi yang ada, Persib tak bisa meraih gelar juara. Jarak antara Persib dan tim-tim papan atas terlampau jauh.

Di tengah perjuangan Atep dan kawan-kawan untuk mengakhiri kompetisi di posisi terbaik, berhembus kabar yang mengaitkan Persib dalam salah satu pelatih top bernama Walter Mazzarri. Ya pelatih berusia 56 tahun itu tercatat pernah menangani sejumlah klub seperti  Inter Milan, Napoli dan Sampdoria di Serie A Italia serta Watford di Liga Primer Inggris.

Seperti dilansir dari Bolalob.com (11/10/2017), tidak mudah bagi Persib untuk mendaratkan mantan pemain timnas Italia tersebut. Persib harus bersaing dengan sejumlah klub Eropa yang juga menginginkan jasanya. Setidaknya ada dua klub Inggris yang berburu tanda tangan Mazzarri yakni West Ham United dan Everton.

Media-media Inggris ramai memberitakan keseriusan Everton untuk mendapatkan Mazzarri. Ia digadang-gadang sebagai pengganti utama bila pelatih The Toffees saat ini, Ronald Koeman gagal menunjukkan kinerja positif bersama klub. Hingga kini Everton terseok-seok di awal musim dengan hanya meraih tujuh poin dari tujuh pertandingan sejak musim baru Liga Primer Inggris bergulir.

Situasi yang sama juga terjadi di West Ham United. Performa Slaven Bilic tak terlalu memuaskan. Tim tersebut tertahan di urutan ke-15 klasemen menyusul sejumlah hasil negatif yang dituai sejak awal musim.

Bila bersaing dengan klub-klub Inggris besar kemungkinan Persib akan kalah. Tentu sumber daya klub-klub tersebut jauh lebih mumpuni ketimbang Persib. Ketika dikonfirmasi oleh Bola.com (09/10/2017), Komisaris Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Zaenuri Hasyim, mengaku ketertarikan pada Mazzarri masih sebatas wacana.

“Sampai saat ini kami masih sebatas pembicaraan awal saja bersama manajemen lain, belum terlalu serius karena kompetisi masih berjalan,” beber Zaenuri Hasyim.

Bahkan Zaenuri menyebut tak ada nama Mazzarri dalam daftar incaran. Pihaknya baru sebatas menimbang kemungkinan merekrut pelatih baik dari dalam maupun luar negeri. “Belum ada nama satupun calon pelatih yang masuk. Kami hanya sekadar bicara bagusnya pelatihnya asing atau lokal untuk musim depan. Itu saja, belum mengarah ke sebuah nama,” sambungnya.

Meski begitu manajemen Persib tetap menjadikan pelatih sebagai salah satu prioritas untuk mempersiapkan tim musim depan. Menyusul hasil kurang memuaskan di musim ini, Zaenuri mengaku timnya tidak ingin terlambat membangun kekuatan untuk musim baru nanti.

“Memang kami tidak mau terlambat dalam menyiapkan sebuah tim. Dari sekarang secara pelan-pelan mulai kami bicarakan. Hanya untuk nama pelatih, belum ada satu pun yang masuk,” pungkasnya.

Sempat Khawatir Dan Ragu, Josep Guardiola Akan Pertimbangkan Untuk Merekrut Lionel Messi Kembali

Josep Guardiola Akan Pertimbangkan Untuk Merekrut Lionel Messi

Salah satu  tim di Premier Inggris yakni Manchester City di kabarkan akan memboyong mega bintang asal Barcelona yaitu Lionel Messi ke Etihad stadium di musim panas nanti. Pria yang berstatus warga negara Argentina tersebut memang di akhir akhir ini di kaitkan akan pindah ke Manchester City tersebut. Beberapa media di Inggris maupun di Spanyol juga kencang memberitakan isu rumor tersebut.

Pasalnya sang pelatih dari Mancheter City yakni Josep Guardiola juga berhasrat untuk dapat mendatangkan pemain asal Argentina tersebut. Pelatih yang saat ini melatih Manchester City tersebut pasalnya juga akan mengajukan keinginan nya ke pihak petinggi dari klubnya Manchester City agar bisa mengabulkan permintaannya tersebut.

Josep Guardiola di awal awal musim lalu sangat menginginkan Lionel Messi agar bisa bergabung dengan timnya sekaraang serta bisa bereuni kembali di Manchester City tersebut. Akan tetapi sang pelatih yang pernah melatih Barcelona tersebut juga mempunyai rasa keraguan atas keinginannya tersebut. Pelatih Josep Guardiola tersebut sempat juga memikirkan tentang komposisi pemain di tim utamanya tersebut. Dia merasa ragu jika transfer Lionel Messi yang akan hengkang ke Manchester City tersebut akan terjadi, maka Josep Guardiola juga memikirkan pemain pemain lain yang sama bagusnya seperti Lionel Messi.

Josep Guardiola memikirkan performa serta konsistensi dari beberapa pemain lain nanti akan terganggu dan akan hengkang dari City. Seperti contohnya yaitu Kevin De Bruyne, dia juga menjadi salah satu andalan Manchester City di musim lalu dan juga di musim ini. Jika nanti nya sang mega dari Barcelona itu pindah ke Manchester City, jadi tak tutup kemungkinan ada salah satu pemain dari Manchester City juga akan pergi.

Namun juga disisi lain tadi, Josep Guardiola ingin melihat sang mantan anak asuhnya tersebut Lionel Messi untuk bermain di skuat utama Manchester City tersebut. Pada akhir akhir pekan ini nama Lionel Messi sempat di bicarakan mengenai performanya serta konsistensinya yang begitu sangat produktif pada La Liga awal musim.

Lionel Messi tersebut dapat dengan baik melampui catatan rekor golnya pada awal musim ini di bandingkan dengan musim musim yang lalu. Yang mampu juga melampaui catatan Cristiano Ronaldo yang belum sama sekali mencetak gol di awal La Liga yang sudah berjalan 7 pekan ini. Akan tetapi disisi yang lain nama Lionel Messi juga sempat di bicarakan mengenai dirinya yang hampir di pastikan gagal untuk membawa nama tim nasional Argentina atau Albiceleste tersebut ke panggung utama gelaran Piala Dunia 2018 yang akan di selenggarakan di Rusia nanti.

Kontraknya bersama Barcelona juga akan berakhir dalam jangka waktu yang dekat, beberapa klub mencoba bernegosiasi dengan Barcelona agar bisa membeli pemain tersebut. Namun sejauh ini nama klub yang paling dekat dengan sang mega bintang Lionel Messi tersebut hanyalah Manchester City.

United Pernah Disingkirkan Oleh Benfica dan Basel di babak grup Liga Champions

United Pernah Disingkirkan Oleh Benfica dan Basel di babak grup Liga Champions

Diantara grup-grup lainnya di ajang Liga Champions musim 2017/18, jawara Liga Eropa, Manchester United boleh dikatakan bergabung dalam grup yang cukup ringan lantaran tidak akan bertemu klub besar dari 5 liga teratas Eropa. Walaupun demikian, ternyata United memiliki kenangan buruk bila melihat lawan yang akan mereka hadapi.

Hasil undian babak grup Liga Champions musim 2017/18 yang dihelat pada Kamis 24 Agustus 2017 menempatkan United dalam Grup A. Tim arahan pelatih Jose Mourinho tersebut “Cuma” melawan tim lemah seperti CSKA Moskow, Basel, dan Benfica. Namun ternyata Basel dan Benfica pernag memberi kenangan buruk untuk United beberapa tahun yang lalu.

Saat itu, United diprediksi lolos mudah. Namun yang terjadi selanjutnya, United yang masih ditangani Sir Alex Ferguson tersebut cukup terseok-seok menghadapi setiap minggunya. Hasilnya, mereka justru gagal melaju ke fase 16 besar sebab harus puas di posisi ke 3. Saat itu United hanya mampu mengoleksi poin 9, berjarak 3 poin dari Benfica, dan 2 poin dari Basel.

Setan Merah hanya bisa menang 2 kali, satu kalah, dan 3 kali hasil seri. Satu-satunya kekalahan itu United peroleh ketika melawan Basel dengan skor 1-2, dan hal tersebut terjadi pada pertandingan terakhir. Sedangkan 2 kemenangan yang mereka raih hanya saat melawan Otelul Galati yang berstatus sebagai klub penghibur dalam grup. United benar-benar tak dapat mengalahkan Basel dan Benfica saat itu.

United yang berada di posisi ke 3 harus turun ke Liga Eropa. Tapi ternyata di pentas Liga Eropa United malah tidak bisa berbuat banyak. Sempat mengalahkan Ajax Amsterdam, United selanjutnya tersisih selepas dikalahkan saat kontra Athletic Bilbao dengan agregat 5-3.

Baca Juga :

Hal itu sangat mengejutkan sebab mereka sebetulnya tak membongkat skuadnya setelah juara Liga Primer. Duet Ferdinand-Vidic pun masih ada. Patrice Evra juga masih bermain penuh di bek kiri. Sedangkan di sektor penyerang ada nama-nama seperti Michae Owen, Javier Hernandez, Dimitar Berbatov, hingga Wayne Rooney.

Namun kepergian seorang Paul Scholes diawal musim yang pensiun jadi salah satu penyebab United tampil buruk. Oleh sebab itu di pertengahan musim, performa United mulai membaik selepas Scholes kembai bermain. Selain itu juga, David de Gea yang di plot sebagai suksesor Edwin Van Der Sar masih belum tampil impresif seperti saat ini.

Namun kini United dilatih oleh Jose Mourinho. Biasanya, tim yang dilatih Mourinho bakal mengalami kenaikan penampilan di musim kedua. Kejadian unik seperti ini telah terjadi beberapa kali saat dia melatih Chelsea (lagi), Real Madrid, Inter Milan, dan FC Porto.

Jika memang benar, maka United tak harus cemas. Terlebih lagi United saat ini ada di jalur yang benar, gaya bermain atraktif juga dibarengi hasil bagus menjadi jaminan United tidak akan kalah lagi saat melawan Basel dan Benfica.

Essien Minta Rumah Yang Ada Kolam Renangnya

Berita Bola Terkini – Essien Minta Rumah Yang Ada Kolam Renangnya – Michael Essien akan membela Persib Bandung. Michael Essien meminta tempat tinggal yang memiliki kolam renang. Itu wajar saja karena Essien itu adalah pemain berkelas dunia. Hal tersebut dikatakan oleh agen pemain bintang ternama di Indonesia, Muly Munial. Menurut dia, apa yang diminta oleh pesepakbola Michael Essien yang pernah membela klub-klub besar sekelas Chelsea, AC Milan, dan Real Madrid tersebut masih masuk dalam kategori yang wajar.

“Kita semua harus melihat lagi siapa itu Michael Essien? Dia ini kan pemain kelas dunia. Jadi ya wajar saja kalau dia minta apartemen yang mempunyai fasilitas kolam renang, lalu minta rumah, ataupun mobil,” kata Muly kepada media. Michael Essien terikat kontrak dengan Persib Bandung selama satu tahun dengan opsi untuk perpanjangan di tahun berikutnya. Dibalik kesepakatan antara kedua belah pihak, pemain yang sudah berumur 34 tahun itu meminta tempat tinggal yang mempunyai fasilitas kolam renang. Persib tidaklah keberatan.

Essien Minta Rumah Yang Ada Kolam Renangnya

Essien Minta Rumah Yang Ada Kolam Renangnya

“Dia pun pasti juga mempunyai hitung-hitungannya sendiri, dan mempunyai kebutuhan yang harus terpenuhi di sini. Kalau pemain lokal dibandingkan sama Michael Essien ya susah juga, ya. Tapi siapa yang bisa untuk dibilang sekelas dunia di sini (Indonesia)?,” tuturnya.

Bandar Judi Bola Online Resmi Dan Terpercaya Menggunakan Uang Asli

“Kalau Pemain lokal itu ya biasanya langsung lebih ke angkanya aja. Contohnya, berapa akomodasi yang harus di keluarkan dalam kurun waktu satu tahun, berapa harga untuk menyewa rumah, dan masih banyak lagi. Keperluan itu lah yang biasannya sudah masuk ke dalam nilai kontrak sekaligus,” katanya.

Pernyataan yang mirip juga terucap dari Ricky Nelson yang pernah bekerja sebagai agen pemain pada tahun 2009 sampai 2010 dan hal tersebut ada kewajaran. “Permintaan Michael Essien yang besar itu sebenarnya masih di batas kewajaran sih. Ditambah dia itu kan pemain berkelas dunia di sini. Jadi ya wajar saja kalo dia mau menikmati nama besarnya untuk permintaan ini itu,” kata Ricky Nelson.

Situs Judi Bola Online Sbobet Dan Maxbet Deposit 24 Jam Online Smartphone Android Ios

Pria yang sehari-harinya bekerja sebagai pelatih tim Pusamania Borneo FC pada masa Piala Presiden 2017 tempo hari itu, berbagi sedikit pengalamannya waktu saat ia menjadi agen dari negara Korea Selatan, Brazil, dan Jepang. “Dari antara pemain-pemain yang saya pegang ada yang minta fasilitas internet 24 jam sampai tv kabel yang memiliki saluran channel negara mereka masing-masing. Selama klub masih bisa menyanggupi, semua tidak akan jadi masalah, deal yang bisa lebih mudah tercapai,” katanya.

“Saya yang pernah gagal juga untuk mendapatkan pencapaian kesepakatan karena permintaan aneh dari pemain, yang dianggap pihak klub sesuatu yang sangat menyulitkan pihak klub tersebut,” kata Ricky.

Bermain Taruhan Judi Online Poker Dice Sbobet Mobile Android

Tanpa Pogba Dan Ibrahimovich Manchester United Menang

Berita Bola Terkini – Tanpa Pogba Dan Ibrahimovich Manchester United Menang – Bermain tanpa Ibra dan Pogba Manchester United yang melakoni laga melawan Middlesbrough membuat tim tuan rumah harus mengakui kekalahannya dengan skor 1-3. Saat ini Manchester United berhasil melaju peringkat ke-5, hal tersebut membuat Arsenal harus terlengser ke bawah.

Selain itu Manchester United hanya berbeda 3 point dengan Liverpool untuk memasuki zona Liga Champion Inggris, pertandingan berjalan dijalankan sangat sengit antara kedua tim namun akhirnya Manchester United mulai dapat menekan sang tuan rumah terus menerus.

Tanpa Pogba Dan Ibrahimovich Manchester United Menang

Tanpa Pogba Dan Ibrahimovich Manchester United Menang

Pada menit ke-30 pun Fellaini akhirnya berhasil membuka skor, keunggulan tersebut tidak membuat Middlesbrough bermain jelek bahkan terlihat tim tuan rumah lebih mendominasi pertandingan hingga babak pertama selesai. Memasuki babak ke-2 kedua tim memulai beraksi kembali di lapangan bahkan pada menit ke-62 Manchester United kembali menambah keunggulan oleh Jesse Lingard.

Bandar Judi Bola Online Resmi Dan Terpercaya Menggunakan Uang Asli

Middlesbrough yang tidak menunjukan perfoma yang negatif malah bertambah semangat karena berambisi menang, sang tim tuan rumah pun memperkecil ketertinggalan pada menit ke-77 lewat gol Rudy Gestede. Namun ambisinya telah terhenti setelah injury time Manchester kembali menambah keunggulan lewat kesalahan backpass dari Valdes.

Pertandingan pun berakhir dengan skor 1-3 kemenangan untuk pasukan Jose Mourinho, Jose Mourinho dan tim asuhannya pun memastikan melaju ke peringkat 5, di bawah Liverpool dengan perbedaan 4 point dan 2 pertandingan hal tersebut membuat Manchester United lebih berpeluang besar untuk mendapatkan tiket Liga Champion musim depan.

Situs Judi Bola Online Sbobet Dan Maxbet Deposit 24 Jam Online Smartphone Android Ios

Selain finish di peringkat ke-4 Manchester United bisa mendapatkan tiket tersebut dengan menjuari ajang Europa League yang saat ini sudah memasuki babak perempatan-final, ambisi Manchester United akan terus berlanjut hingga musim depan, Jose Mourinho juga sangat berambisi menciptakan hal special untuk Manchester United.

Walaupun harus menjalani musim dengan buruk namun saat ini Manchester United sudah dapat menemukan ritme permainannya dengan Jose Mourinho bahkan dengan adanya Pogba Dan Ibrahimovich MU terlihat sangat baik pada pertandingannya dan MU juga sebagai tim yang ditakutkan oleh banyak tim lain.

Bermain Taruhan Judi Online Poker Dice Sbobet Mobile Android