Kemenangan Barcelona 3-0 Atas Las Palmas di Tengah Gejolak Referendum

Kemenangan Barcelona

Kemenangan Barcelona Di Tengah Panasnya Gejolak Referendum

Barcelona harus menjalani laga sulit menghadapi Las Palmas di Camp Nou, Minggu (01/10/2017) malam. Bukan karena lawan yang sangat merepotkan tetapi suasana hati haru biru yang tengah dialami para pemain Barcelona. Pasalnya pada hari tersebut rakyat Catalan menjalani referendum untuk memutuskan nasibnya. Namun demi mempertahankan posisinya, kemenangan Barcelona tetap tidak berubah meskipun keadaan cukup panas diluar stadion.

Sebelumnya pihak Blaugrana telah meminta pihak Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) serta Badan Liga Spanyol (LFP) untuk menunda pertandingan. Permintaan tersebut cukup beralasan mengingat situasi di Catalunya tengah memanas. Bentrokan antara aparat keamanan dan pendukung pro kemerdekaan tak terhindarkan. Cukup beralasan demi keamanan pertandingan tersebut diminta ditunda.

Namun pihak RFEF dan LFP menolak. Bila Barca berkeras hati untuk mogok bermain, maka mereka harus siap mendapatkan sanksi pengurangan poin. Tidak ada pilihan lain bagi Barcelona selain menjalani pertandingan tersebut tanpa penonton.

Baca Juga :

Beruntung Lionel Messi dan kolega berhasil mengatasi tekanan psikologis untuk menjalani pertandingan tersebut. Meski tidak dapat dipungkiri situasi di luar lapangan benar-benar mempengaruhi gairah bermain. Sepanjang babak pertama tidak ada gol tercipta. Malah para pemain Barca seperti frustrasi sehingga cepat tergoda melakukan pelanggaran. Wasit harus memberikan empat kartu kuning kepada tuan rumah di babak pertama.

Baru di babak kedua Barcelona bisa mengatasi kebuntuan. Berlawan dari umpan silang terukur Messi, dengan tenang diselesaikan Sergio Busquets dengan sundulan. Gol di menit ke-49 itu memacu para pemain Barcelona untuk terus memimpin. Dalam rentang tujuh menit setelah menit ke-70, Messi sukses menjaringkan dua gol. Gol di menit ke-70 lahir berkat umpan Denis Suarez, sementara gol kedua Messi lahir dari umpan Luis Suarez.

Kemenangan tersebut membuat Barcelona tak tergeser dari puncak klasemen. Armada Ernesto Valverde mendulang poin sempurna, 21 dari tujuh pertandingan yang telah dijalani.

Usai pertandingan sejumlah pihak angkat bicara terkait pertandingan tanpa penonton tersebut. Busquets mengaku situasi tersebut aneh dan tidak normal. Namun pemain internasional Spanyol itu mengaku pihaknya tidak punya pilihan selain menjalani laga tersebut walau berat hati.

“Itu sangat aneh dan tidak normal. Peristiwa hari ini telah memengaruhi pertandingan. Kami tidak senang dengan ini, tapi harus dilakukan seperti ini. Dalam aspek olahraga, kami akan dirugikan jika kami tidak bisa bermain. Jadi kesepakatan ini tercapai.”

Berbeda dengan Busquets, mantan pelatih Barcelona, Pep Guardiola bahkan tegas mengaku tidak akan memainkan laga tersebut seandainya dirinya masih berada di Barcelona. “Laga Barca – Las Palmas? Saya tidak akan memainkannya sama sekali,” beber pelatih Manchester City tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *